RADAR BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG — Lapas Jombang secara resmi menerima 15 peserta magang pada Batch 2 tahun ini. Penerimaan ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Jombang dalam mendukung salah satu misi utama dari program Asta Cita Presiden, khususnya pada poin Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas.
Kalapas Jombang, Rino Soleh Sumitro dalam sambutannya menyampaikan bahwa program magang ini adalah bagian integral dari upaya pembinaan di luar tembok penjara. Lapas Jombang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penahanan, tetapi juga sebagai lembaga pemasyarakatan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan keterampilan.
Para peserta magang yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan tinggi ini akan ditempatkan di berbagai divisi strategis, mulai dari administrasi umum dan pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan.
“Penerimaan peserta magang Batch 2 ini adalah langkah konkret kami. Kami percaya, dengan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa dan lulusan untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata, kita turut serta dalam mencetak SDM unggul yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi, sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden,” ujar Kalapas Jombang.
Program Asta Cita, sebagai visi pembangunan nasional, menekankan pentingnya pengembangan kualitas manusia. Dalam konteks Lapas, hal ini direalisasikan melalui program-program pembinaan yang transformatif.
Keterlibatan 15 peserta magang ini diharapkan dapat memberikan energi dan ide-ide segar dalam proses kerja, sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dengan institusi pendidikan.
Melalui program ini, Lapas Jombang berkontribusi langsung pada pencapaian salah satu misi Asta Cita, yaitu Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan, dengan membekali peserta magang dengan pengalaman profesional yang relevan.
Selain itu, peserta magang juga akan dilibatkan dalam kegiatan pembinaan kemandirian WBP, seperti pelatihan keterampilan kerja, yang juga bertujuan untuk mempersiapkan WBP kembali ke masyarakat dengan bekal keahlian yang memadai.
Hal ini sejalan dengan misi Asta Cita untuk Memperkuat Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi, yang di dalamnya termasuk reformasi sistem pemasyarakatan. (Mahmudah)













Leave a Reply